Dear sahabatku,
Sahabatku, akhirnya pun aku harus
menuliskan surat ini untukmu, surat perpisahanku untukmu, karena aku
harus beranjak ke titik yang satu. Kenyataannya ternyata waktu itu
sunggguh dinamis. Begitu cair dan mengalir. Dan nyatanya pun aku harus
pergi.
Aku begitu menyayangimu, begitu sangat akan merindukanmu,
wahai
kamu masa-masa kuliahku.aku akan sangat mengenangmu. Masa di mana aku
masuk menginjakkan kaki pertama kali, ke gedung yang besar yang penuh
dengan kaca.
Diantar oleh ayah hingga menuju tangga.
Tangga yang ternyata hingga 3 tahun kemudian menjadi tangga tempat aku pentas.
Senang sekali memiliki masa-masa bersamamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar